4 Alasan Kenapa Dianjurkan Membaca Surah Al-Fatihah. Ternyata Ini Lho Alasannya!

BINCANGPOS.com – Surah Al-Fatihah mampu memberikan efek dahsyat bagi kesehatan tubuh di dunia dan kesehatan batin di akhirat nanti.

Berikut kami sertakan alasan kenapa kita harus menyelami dan membaca Surah Al-Fatihah:

1. Surah Al-Fatihah diberikan langsung oleh Allah dari ‘Arasy.

Alasan ini berdasarkan sabda Rasulullah Saw., “Amalkanlah segala apa yang tersebut dalam Al-Quran, halalkanlah apa yang dihalalkannya, haramkanlah apa yang diharamkannya dan patuhilah ia, janganlah engkau mengingkari segala apa yang ada di dalamnya, dan segala apa yang kamu ragukan (maksudnya), kembalikanlah kepada Allah dan orang-orang yang mempunyai pengetahuan sepeninggal aku nanti, supaya diterangkannya kepada kamu dan berimanlah kepada Taurat, Injil, dan Zabur, dan apa saja yang dibawa oleh para nabi dari Tuhan mereka, dan akan memberi kelapangan kepadamu Al-Quran dan segala keterangn yang tersebut di dalamnya, maka sesungguhnya Al-Quran itu pemberi syafa’at, sesuatu yang tak dapat berbicara tetapi membawa kebenaran. Dan kepadaku Allah memberikan surat Al-Baqarah dari Zikir Pertama (Kitab-kitab Suci yang diturunkan sebelum Musa a.s.) dan diberikan pula kepadaku surat yang berawal Thaahaa, Thaasiin, Haamiim, dari Papan-papan Musa (yakni, Taurat) dan diberikan kepadaku surat Al-Fatihah langsung dari ‘Arasy.” (HR. Al-Hakim).

Baca Juga:  Rekomendasi 5 Pondok Pesantren Khusus Putri untuk Sekolah Anak Anda

2. Surah Al-Fatihah ialah surah yang diturunkan untuk mengistimewakan umat Rasulullah.

Alasannya berdasarkan riwayat Hasan Ibn Ali, bahwa suatu hari, serombongan orang Yahudi menemui Nabi Saw. Di antara pertanyaan mereka, “Kabarkan kepada kami tujuh hal yang Allah berikan kepadamu dan tidak diberikan kepada nabi yang lain; Allah berikan kepada umatmu, tidak kepada umat yang lain?” Nabi Saw. bersabda, “Allah memberikan kepadaku Al-Fatihah, azan, jamaah di masjid, hari Jumat, menjaharkan tiga shalat, keringanan bagi umatku dalam keadaan sakit, safar, shalat jenazah, dan syafa’at bagi pelaku dosa besar di antara umatku.”

3. Surah Al-Fatihah dilebihkan dari surah manapun, baik dalam Taurat, Zabur, Injil, maupun Al-Quran.

Berdasarkan hadits, bahwa Rasulullah Saw. memanggil Ubay Ibn Ka’ab ketika ia sedang shalat di masjid. Sesudah selesai shalat, Ubay mendatangi Rasulullah, lalu beliau memegang tangan Ubay, kemudian bersama-sama keluar dari masjid dan berkata, “Aku ingin engkau jangan keluar dari masjid sebelum mengetahui satu surah yang tidak pernah diturunkan di dalam Taurat, tidak pula dalam Injil, dan tidak pula dalam Al-Quran yang menyamainya.” Ubay berkata: “Lalu aku perlambat jalanku, kemudian berkata kepada Rasulullah: “Surat apakah yang engkau janjikan tadi ya Rasulullah?” Rasulullah menjawab: “Alhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin, dan seterusnya.” Ia berkata, : “Inilah Sab’ul Matsani dan Al-Quranul ‘Azhim yang telah diberikan (disampaikan) kepadaku.” (HR. Imam Malik).

Baca Juga:  5 Kandungan Dahsyat Surah Al-Fatihah, Efeknya Luar Biasa Bagi Jiwa dan Raga

4. Surah Al-Fatihah ialah satu-satunya surah yang hanya diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw.

Hal ini berdasarkan hadits, “Suatu hari, Rasulullah Saw. duduk bersama Jibril, tiba-tiba Rasulullah mendengar suara dari atas beliau. Kemudian Jibril melihat ke atas, lalu berkata, ‘Itu pintu langit sudah dibuka yang (sebelumnya) belum pernah dibuka sama sekali.’” (Ibnu Abbas) berkata, “Lalu turunlah dari pintu itu seorang malaikat, terus mendatangi Nabi Saw., lantas berkata, ‘Bergembiralah engkau (Muhammad) dengan dua cahaya yang telah diberikan (Allah) kepadamu yang belum pernah diberikan kepada seorang nabi pun sebelummu; yaitu Fatihatul Kitab dan ayat-ayat terakhir surat Al-Baqarah. Tidaklah satu huruf pun dari (kedua)nya yang kau baca, melainkan engkau pasti mendapatkannya.” (HR. Muslim dan An-Nasa’i).

Baca Juga:  Kamu Bertanya Hukum Berobat Pada dokter Beda Jenis Kelamin, Inilah Jawaban Tegas dan Lugas UAS

Begitulah alasannya kenapa kita harus membaca Surah Al-Fatihah, memahaminya, dan mengamalkan isi kandungannya; karena di dalam surah Al-Fatihah terkandung mutiara berharga dan obat yang manjur bagi terciptanya kesehatan paripurna, yakni sehat tubuh dan tentram jiwa.

Saat kita membaca surah Al-Fatihah di dalam shalat maupun diluar shalat, seolah maknanya menyiram kegersangan jiwa, mendongkrak semangat, dan membangkitkan optimisme hidup.

Kami pikir, Surah Al-Fatihah bukan hanya surah yang dibaca saat tubuh kita terkena penyakit fisik semata, lebih mulia dari itu, surah Al-Fatihah harus kita baca dan maknai saat sedang diterjang penyakit batin, karena penyakit ini dampaknya luar biasa berbahaya bagi kehidupan di akhirat kelak.

Ingat, hidup bukan hanya di dunia saja; begitu pun dengan kesehatan. Sehat tidak hanya bersifat duniawiyah an sich, tetapi sehat juga harus bersifat ukhrawi. Dengan begitu, mari kita cari kesehatan paripurna dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat, dan surah Al-Fatihah bisa mewujudkan kesehatan sempurna.