5 Kandungan Dahsyat Surah Al-Fatihah, Efeknya Luar Biasa Bagi Jiwa dan Raga

BINCANGPOS.com – Berbicara tentang surah Al-Fatihah bagi kita tentu tidak asing lagi. Karena, surah Al-Fatihah merupakan surah yang paling populer dalam Al-Quran sekaligus paling akrab di lidah kita. Hampir tidak ada seorang muslim pun yang tidak mengenal Al-Fatihah.

Sebelum membaca surah yang lain, surah Al-Fatihah lah yang pertama kali diperkenalkan dan dihapal anak-anak yang belajar ngaji Al-Quran. Ya, surah Al-Fatihah paling banyak dibaca seorang muslim; dalam setiap rakaat shalat, dalam zikir dan doa, dalam permohonan dan munajat, dalam pengajian-pengajian, dan dalam majelis-majelis ilmu.

Surah Al-Fatihah selalu menghiasi lidah dan bibir yang membacanya. Saking akrab-akrabnya, bacaan Al-Fatihah tetap lancar walau sambil melamun, mengkhayal, bahkan sambil setengah tertidur sekalipun. Begitulah Al-Fatihah, hampir dikenal dan dihapal kaum muslimin.

Surah Al-Fatihah yang sering kita baca saat shalat, pengajian, dan di majelis-majelis taklim; diturunkan di Mekkah (Makkiyah). Bahkan, ada ulama yang berpendapat bahwa surah Al-Fatihah ini turun di Madinah (Madaniyah).

Ada juga ulama yang berpendapat surah Al-Fatihah turun dua kali, yaitu satu kali di Mekkah dan satu kali di Madinah (Makkiyah dan Madaniyah).

Baca Juga:  Ketawanya Seorang Muslim ialah Energi Positif

Adapun jumlah ayatnya tujuh berdasarkan kesepakatan para ulama. Hanya saja, ada yang menghitung shirathalladziina an’amta ‘alaihim sebagai satu ayat tanpa bismillahirrahmaanirrahiim.

Sebagian lagi menghitung tujuh ayat dengan basmalah. Jumlah katanya limabelas. Jumlah hurufnya 125 atau 123, atau 130, bergantung cara penulisan dan pembacaan.

Menurut hemat kami, pendapat pertama merupakan pendapat yang paling shahih, berdasarkan firman-Nya: “Dan sesungguhnya Kami telah berikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dan Al-Quran yang agung.” (QS. Al-Hijr: 87).

Menurut ijma’ ulama, surah Al-Hijr ini termasuk Makkiyah, karena, berdasarkan kesepakatan ulama, wajibnya shalat ditetapkan di Makkah. Ini berarti, bahwa surah Al-Fatihah turun pula di Mekkah.

Kalau kita telaah secara mendalam, ada lima pokok kandungan dalam surah Al-Fatihah. Dalam pandangan Syaikh Muhammad Nawawi Al-Jawi dan Imam Maraghi, lima kandungan pokok Surah Al-Fatihah tersebut ialah sebagai berikut:

1. Aqidah atau ushuluddin, yang terdiri dari uluhiyah (ketuhanan), nubuwwah (kenabian), dan darul akhirah (keyakinan terhadap adanya hari akhir). Tentang uluhiyah, tersimpul dalam ayat bismillaahirrahmaanirrahiim dan alhamdulillahi rabbil ‘aalamiin. Tentang nubuwwah, tersimpul dalam ayat alladziina an’amta ‘alaihim. Tentang darul akhirah, tersimpul dalam maaliki yaumid-din.

Baca Juga:  Ingin Tenang Hadapi Masalah? Bacalah Doa Dimudahkan Segala Urusan Ini

2. Ibadah, yang mencakup mahdhah maupun ghair mahdhah, ritual maupun sosial, mu’amalat maupun munakahat, maaliyah maupun badaniyah, dan segala masalah furu’iyah. Kanddungan yang membahas tentang ibadah, tersimpul dalam ayat iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin. Adapun bahasan tentang syari’at, tersimpul dalam ihdinash-shiraathal mustaqiim.

3. Ilmu akhlak atau ilmu untuk mencapai kesempurnaan (tahshiilul kamaalaat). Kandungan surah Al-Fatihah yang membahas tentang ilmu akhlak, tersimpul dalam iyyaaka na’budu wa iyyaka nasta’iin.

4. Janji dan ancaman (al-wa’ad wal wa’id). Tentang janji dan ancaman ini, tersirat dalam maaliki yaumid-diin dan alladziina an’amta ‘alaihim ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladh-dhaalliin.

5. Sejarah atau ilmul qashash wal akhbar, yakni kisah-kisah umat-umat terdahulu, baik para nabi dan kaum beriman yang berbahagia (as-su’adaa’), maupun kaum kafir yang sesat dan celaka (al-asyqiyaa’). Tentang sejarah orang-orang yang berbahagia, tersirat dalam alladziina an’amta ‘alaihim. Sedangkan tentang kisah orang-orang yang celaka tersirat dalam ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladh-dhaalliin.

Baca Juga:  5 Doa Dimudahkan Urusan Dunia Berdasarkan Al-Quran

Lima pokok kandungan Surah Al-Fatihah yang disarikan dari pendapat dua ulama terkemuka tersebut di atas, mengandung pesan bahwa Surah ini memiliki efek dahsyat bagi jiwa, selain banyak dipahami memiliki daya luar biasa bagi tubuh.

Bagi orang yang mampu memahami Surah Al-Fatihah ini, dia akan mendapatkan manfaat bagi kokohnya iman dan keyakinan. Ketika seseorang memiliki iman yang kokoh, dia akan mendapatkan kesehatan di akhirat, karena seluruh amalnya diterima oleh Allah.

Akhirnya, kita harus menyelami Al-Fatihah sebagai langkah awal membuka pemahaman yang jumud, karena Al-Fatihah adalah intisari Al-Quran, Induk Al-Quran, dan muara Al-Quran; yang bisa mewujudkan cita-cita menegakkan agama Islam.

Surah Al-Fatihah juga merupakan pintu gerbang untuk memasuki taman luas Al-Quran yang mesti kita masuki agar kita dapat merasakan langsung pesona dan keindahannya.