6 Aplikasi Messenger yang Sempat Hebohkan Jagad Indonesia

BINCANGPOS.COM – Jika kita membicarakan aplikasi pesan instan atau messenger, apa sih yang paling banyak digunakan sekarang ini? Jawabannya tentu saja adalah Whastapp dan Telegram atau mungkin ditambah dengan Signal dan juga LINE yang masih cukup populer di Jepang dan Korea Selatan.

Akan tetapi dalam sejarahnya ada juga aplikasi pesan instan yang harus tutup di tengah jalan karena sepinya pengguna dan digerus oleh zaman. Karena kalah bersaing beberapa aplikasi pesan instan berikut ini memutuskan untuk berhenti menyediakan layanan untuk selama-lamanya.

Nah, berikut ini adalah pembahasan singkatnya.

1 . Catfiz

Bagi orang yang baru mengenal smartphone mungkin nama Catfiz agak asing terdengar. Aplikasi ini adalah aplikasi pesan instan dari Indonesia yang muncul di era awal Android dan sempat banyak penggunanya ketika di akhir masa kejayaan Blackberry.

Baca Juga:  Pendiri Apple, Steve Wozniak, Dirikan Perusahaan Pembersih Sampah Luar Angkasa

Aplikasi ini dulu tersedia eksklusif di Android. Tapi kemudian kalah bersaing dengan pesan instan lainnya seperti LINE dan Whatsapp. Catfiz pada akhirnya hilang entah kemana bahkan berita tutupnya pun tidak terdengar.

2. Yahoo! Messenger (YM)

Yahoo! pernah menikmati masa kejayaan dan sayangnya mereka terlena dan tak melakukan inovasi. Salah satu layanannya yaitu Yahoo Messenger sangat populer dan digandrungi oleh anak muda pada masanya.

YM dulu tersedia dalam berbagai platform termasuk di ponsel dan provider di Indonesia juga sempat menyediakan paket khusus YM. Karena semakin sedikitnya pengguna, YM akhirnya tutup layanan pada 2018 yang lalu.

3. Gtalk

Google Talk atau Gtalk adalah aplikasi pesan instan yang dirilis pertama kali pada 2005. Gtalk terhubung dengan Gmail dan sempat menjadi aplikasi bawaan yang tidak bisa dihapus dari perangkat Android.

Baca Juga:  GeNose C-19 Terima Anugerah Indonesia Award 2021 Kategori Outstanding Profesional Contribution

Google yang digdaya dalam mesin pencari dan OS Android, tapi kesulitan dalam bidang pesan instan. Akhirnya Gtalk ditutup pada 2015 dan setahun kemudian munculah Google Allo sebagai penggantinya.

4. Blackberry Messenger (BBM)

Aplikasi pesan instan yang fenomenal khususnya di Indonesia. Awalnya BBM eksklusif bagi para pengguna perangkat Blackberry. Menjadikannya sebuah kebanggaan tersendiri apabila mempunyai Blackberry dan bisa tukar-tukaran PIN.

BBM booming pada akhir 2000an dan bermunculan tiruannya. Memasuki 2013 Android mulai berulah dan BBM masuk iOS dan Android. Pada akhirnya pesan instan ini harus tutup pada 2019. Alasannya adalah para pengguna yang sudah tidak nyaman karena banyaknya iklan.

5. Google Allo

Google tak selamanya selalu berhasil dalam meluncurkan produk. Terbukti, Google Plus, Gtalk dan juga Allo adalah yang paling nyata. Google Allo dirilis pada 2016 sebagai pengganti Gtalk.

Baca Juga:  Slamet Supriyadi, Raih Gelar Doktor Teliti Minyak Kemiri Bahan Baku Biodiesel

Karena sepinya pengguna aplikasi pesan instan ini pada 2019 Google memutuskan untuk menutupnya. Tapi bukan hanya itu, dulu Allo juga dikritik karena dinilai tidak aman dalam masalah privasi.

6. AIM (AOL Instan Messenger)

Inilah salah satu pionir aplikasi pesan instan dan dirilis pada 1997 silam ketika internet masih terbatas dan jauh sebelum masa kejayaan Android dan iOS.

Aplikasi ini pertama kali ada platform Microsoft Windows dan sempat populer di seluruh dunia. Pada 2017 AIM ditutup sepenuhnya dan menghilang. AOL atau American Online sendiri adalah perusahaan internet yang sempat berjaya di era 90an.