Arief Rosyid, Komisaris Termuda BSI Alumnus Unhas. Inilah Sosoknya!

BINCANGPOS.COM – Alumnus Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hasanuddin (Unhas) Drg. Muh. Arief Rosyid, M.KM. ditunjuk sebagai komisaris independen Bank Syariah Indonesia (BSI). Arief diangkat berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) pada 15 Desember 2020. Pengangkatan ini menjadikan Arief sebagai komisaris termuda BSI di usia 35 tahun.

Sebelumnya pada 1 Februari 2021, Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan BRI Syariah bergabung menjadi satu entitas Bank Syariah Indonesia (BSI). Arief juga tercatat melanjutkan studi Master Kesehatan Masyarakat (MKM) Universitas Indonesia. Bagaimana kisah Arief sebagai dokter gigi alumnus FKG Unhas menjadi komisaris termuda BSI?

Dokter gigi-aktivis

Di samping kuliah sebagai mahasiswa kedokteran gigi, Arief terlibat di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unhas. Ia juga aktif di organisasi ekstra kampus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), seperti dikutip dari situs pribadi Arief. Arief menuturkan, ia menunda kelulusan 9 bulan untuk merampungkan tugas BEM dan menjadi relawan sosial dan medis HMI.

Baca Juga:  Kamu Bertanya, UAS Menjawab: Inilah Kehidupan Ustadz Abdul Somad

Setelah lulus, Arief berpraktik dokter gigi hingga 2012 di Cempaka Putih, Jakarta. Sambil menjalani profesinya, ia masih aktif di HMI. Ia juga tercatat menulis sejumlah buku, di antaranya Pak Syaf, empat wajah Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Syafruddin: dari markas polisi, arena olahraga, dewan masjid, dan kabinet, Memilih masa depan: memaknai HMI di tengah perubahan, dan Merebut optimisme: HMI dan masa depan Indonesia.

Ketua umum PB HMI

Arief terpilih sebagai ketua umum Pengurus Besar (PB) HMI periode 2013-2015. Ia terpilih sebagai kader asal Cabang Makassar Timur. Agar kalangan muda diperhatikan, sambungnya, ia kerap menggunakan bahasan tentang bonus demografi di berbagai diskusi. Pada Mei 2015, ia mengirimkan dokumen pada Presiden Joko Widodo yang menuntut adanya kebijakan pengarusutamaan pemuda.

Baca Juga:  Pengusaha Air Mineral Zhong Shanshan Geser Jack Ma dari Kursi Orang Terkaya di China

Pemuda Dewan Masjid Indonesia

Pada 2018, Arief menjabat sebagai Ketua Departemen Kaderisasi Pemuda Dewan Masjid Indonesia (DMI) pada tahun 2018. Sejumlah gagasannya mencakup program pengurus Pemuda Masjid untuk Rumah Tahanan se-Indonesia, Silaturahmi Nasional Pemuda dan Remaja Masjid, dan Muktamar Pemuda Islam yang menjadi pertemuan 20 organisasi pemuda Islam se-Indonesia.

Arief juga terlibat dalam kegiatan literasi potensi ekonomi umat Rabu Hijrah, forum KAHMI Economic Forum, dan perumusan RUU Kewirausahaan Nasional.

Tim kampanye nasional

Menuju pemilu 2019, Arief ditunjuk Tim Kampanye Nasional (TKN) menjadi Wakil Direktur Milenial TKN Jokowi-Amin. Ia lalu menjalankan program kelompok milenial KitaSatu, roadshow untuk kalangan milenial, Jubir Milenial, dan Simposium The Jokowi Way.

Sebagai informasi, Jubir Milenial merupakan jejaring aktivis muda partai politik dan relawan muda pendukung pasangan Jokowi-Amin yang bertugas melakukan eksposur ke publik.Sementara itu, Simposium The Jokowi Way adalah forum intelektual dan peneliti yang menerbitkan karya akademik terkait Joko Widodo sebagai sosok inspiratif.

Baca Juga:  Alhamdulillah, Sembilan Mahasiswa UMBandung Raih Pendanaan Program Talenta Inovasi Indonesia

Komisaris independen BSI

Untuk menjadi komisaris independen BSI, Arief melalui rangkaian tes perbankan syariah, sertifikasi, hingga fit and proper test oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, pemilihan pengurus Bank Syariah Indonesia tersebut dilakukan dengan melihat track record yang sesuai dengan visi dan misi pengembangan bank syariah.

“Tentunya kita melihat track record yang sesuai dengan jabatan yang ada untuk memperkuat manajemen Bank Syariah Indonesia,” katanya.

Kartika menambahkan, para profesional di kursi komisaris dan direksi memenuhi syarat dan profesionalisme untuk menjadi pimpinan dan pengawas. Nah, itu dia sekilas tentang Arief Rosyid, alumnus FKG Unhas yang kini menjabat sebagai Komisaris Independen Bank Syariah Indonesia.