Bantu Kelumpuhan Total, Neuralink Tanam Microchip di Otak Manusia Mulai Tahun Depan

BINCANGPOS.COM – Pengusaha sekaligus CEO Tesla yang kini menjadi orang terkaya di dunia, Elon Musk telah melaporkan bahwa perusahaan antarmuka-otaknya, Neuralink berencana untuk menanamkan microchip pertamanya pada manusia sekitar tahun depan.

Chip dari Neuralink ini telah berhasil digunakan pada monyet dan dapat merekam dan merangsang aktivitas otak, yang memungkinkan mereka untuk melakukan tugas hanya dengan melalui kekuatan dari pikiran mereka, seperti yang telah ditampilkan dalam video Monkey MindPong yang telah dirilis awal tahun ini.

Langkah selanjutnya, perusahaan ini akan meluncurkan teknologi yang dapat membantu dan bermanfaat bagi orang dengan kondisi lumpuh total, sehingga mereka dapat lebih mudah mengontrol perangkat digital tanpa harus mengangkat jari.

Baca Juga:  Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan, Mahasiswa Telkom University Ciptakan Box Pengurai Sampah

Seperti yang dilansir dari laman Hypebeast, Elon Musk menjelaskan bahwa Neuralink dapat bekerja dengan baik pada monyet, dan perusahaan hanya melakukan banyak pengujian untuk memastikan bahwa hal tersebut adalah aman dan andal untuk digunakan.

Dengan penelitian yang dilakukan, hal ini untuk memastikan bahwa perangkat Neuralink dapat dilepas dengan aman, seperti yang dikatakan oleh Elon Musk selama KTT Dewan CEO The Wall Street Journal.

“Kami berharap dapat memasangkan chip ini pada manusia untuk pertama kalinya, yaitu orang-orang yang mengalami cedera tulang belakang yang parah, seperti tetraplegia, lumpuh, pada tahun depan, dan masih menunggu persetujuan FDA, “ tambah Elon Musk seperti yang dikutip dari laman Hypebeast pada 11 Desember 2021.

Baca Juga:  Teknologi Internet Kuantum Aman Digunakan Berselancar di Mayantara

Elon Musk juga memastikan bahwa standar yang diterapkan pada Neuralink untuk menanamkan perangkat, jauh lebih tinggi daripada yang diminta oleh FDA (Food and Drug Administration).

Karena monyet tidak dapat melakukan percakapan dan memberikan feedback atau umpan balik, maka Elon Musk percaya bahwa uji coba yang dilakukan pada manusia akan mempercepat kemajuan secara eksponensial karena Neuralink berencana melakukan implan pertamanya pada tahun 2022.

Tidak hanya Neuralink, ada perusahan teknologi lain yang juga bekerja di bidang teknologi saraf, yaitu BrainGate. BrainGate menciptakan sistem nirkabel yang hanya dapat digunakan oleh pengguna di laboratorium.

Baca Juga:  Hunian Berkonsep Cohousing, Terjangkau dan Merekatkan Komunitas!

Salah satu alat terbaru dari BrainGate, membuat dua pria yang lumpuh karena mengalami cedera tulang belakang dapat mengetik dan mengklik tablet hanya dengan cara memikirkan tindakan tersebut secara nirkabel. Bahkan, kecepatan dan akurasinya hampir sama seperti mereka yang menggunakan kabel.