Bisnis  

Google Sediakan Platform Informasi Teknologi Dukung Pencari Kerja Indonesia

BINCANGPOS.COM – Google mengumumkan mitra keuangan mikro baru dan hibah kepada INCO untuk pemulihan ekonomi Indonesia sebesar US$ 2 juta, dalam acara “Google for Indonesia”.

Dalam melatih 10.000 orang di Indonesia, INCO akan dibantu lengan filantropi perusahaan Google.org melalui program Google Informasi Teknologi Support Certificate di platform pembelajaran online Coursera.

Managing Editor Google Indonesia Randy Jusuf mengatakan, Google Information Technology Support Certificate adalah sertifikat karir level professional yang paling dicari di Coursera.

Program itu memberikan landasan yang bagus untuk memulai karier baru dan kemampuan siap kerja.

Google juga akan mendukung INCO dalam membantu memberdayakan generasi muda agar mampu memanfaatkan banyaknya peluang kerja di perekonomian digital yang sedang mengalami pertumbuhan.

Sebagai penerima hibah Google.org, INCO bekerja sama dengan Yayasan Plan International Indonesia untuk menyediakan beasiswa IT Certificate melalui program bernama INCO Academy-Work in Tech, dan juga membantu para peserta program yang kurang beruntung untuk menyelesaikan kursus online tersebut dengan sukses.

Baca Juga:  Datangkan Cuan dari Gengsi Orang! Inilah 2 Ide Bisnis Cerdik Masa Kini

Google.org juga akan mendukung upaya sukarela dari karyawan Google dan menyediakan donasi non-finansial dalam meringankan para peserta program saat menjalani kursus online.

Google IT Support Certificate berguna untuk membantu orang-orang Indonesia mendapatkan kemampuan yang diinginkan untuk memulai karier sebagai system analyst, database administrator, network engineer, IT specialist, atau teknisi help desk.

“Kami berharap akses ke kredensial karier ini memberikan kemudahan untuk anak muda dalam mengatasi tantangan yang dihadapi seiring perekonomian kita beranjak keluar dari pandemi.” katanya.

Google memberikan info terbaru mengenai Small Business Resilience Fund melalui kerja sama dengan Kiva di tahun 2020.

Koperasi Mitra Dhuafa (Komida) menyediakan US$ 10 juta modal pin jaman tahun lalu bagi usaha kecil di seluruh Indonesia, tahap pertama sejumlah US$ 3,5 juta akan diberikan partner keuangan mikro kami. Bagi perempuan pra-sejahtera yang ingin memulai usaha sendiri bisa mencari pinjaman hingga 20 juta rupiah yang tersebar di Koperasi dengan 324 cabang di 13 provinsi.

Baca Juga:  Anita, Mojang Bandung Penjual Baju Bekas, Modal Minim Untungnya Maksimal!

Slamet Riyadi selaku Managing Director dan Founder Komida menuturkan, Komida telah mampu melayani 810.000 anggota perempuan dari keluarga berpendapatan rendah sejak 2004 lalu.

“Visi kami menjadikan kooperasi keuangan mikro utama yang memberikan bantuan finansial dan non-finansial kepada perempuan berpendapatan rendah untuk membantu mereka dengan cepat membangun penghasilan rumah tangga yang lebih baik, sehingga akan meningkatkan kesehatan dan pendidikan anak-anak mereka,” terangnya seperti dalam siaran pers yang diterima Ayoindonesia.com.

Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati menuturkan, KIVA merupakan organisasi nirlaba internasional yang berkolaborasi dengan Google dan juga mitra lokal termasuk Komida, memberikan suntikan biaya dengan bunga rendah yakni Rp 147 milliar.

Baca Juga:  5 Daerah Tambang Emas Terbaik di Indonesia. Ini Lho Nama Tempatnya!

“Nominal itu sangatlah kecil bila dibandingkan dengan program pemerintah yang mencapai Rp 17 Trilliun,” paparnya.

Program pemberdayaan dan swasta dengan menggunakan teknologi digital ini sangat berarti bagi para usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Harapan kedepan melalui program tersebut ekonomi Indonesia terutama pelaku UMKM dapat bangkit dan pulih kembali.

Di akhir acara Mentri keuangan itu mengatakan, Google sangat mendukung transformasi digital Indonesia melalui peningkatan literasi digital kepada 2 juta UMKM. Hal tersebut dilakukan melalui Kelas Gapura Digital dibawah program Grow with Google.

“Kami menyambut baik program itu untuk mengembangkan talenta digital dan peningkatan konektivitas internet di Indonesia melalui Google Cloud Jakarta Region dan kabel bawah laut serta melalui bantuan finansial kepada UMKM,” pungkasnya.