Inilah 6 Alasan Kenapa Kamu Memilih Berkarier di Bidang Perpajakan

BINCANGPOS.COM – Sudah menjadi anggapan umum, bahwa berkejra atau berkarier di dunia perpajakan menjadi dambaan bagi sebagian masyarakat. Hal ini berimbas pada tingginya minat pelajar untuk mendaftar di jurusan perpajakan di bangku kuliah.

Bagaimana tidak, jurusan ini menyiapkanmu untuk jadi ahli pajak dengan peluang karier yang luas dan cemerlang. Lantas, kenapa sih begitu banyak yang ingin mengejar karier di bidang perpajakan? berikut ini beberapa alasannya dikutip dari laman Binus University.

1. Penghasilan Menarik

Sudah menjadi rahasia umum bahwa mereka yang berkarier di bidang perpajakan memperoleh gaji yang lumayan fantastis. Dan siapa sih yang tidak menginginkan pekerjaan dengan bayaran tinggi?

Maka wajar saja prodi perpajakan menjadi salah satu jurusan kuliah favorit. Mempelajari perpajakan di bangku kuliah akan mempersiapkanmu untuk mengantongi gaji yang sangat menarik di kemudian hari.

Apalagi, karier di bidang perpajakan tergolong menanjak seiring lamanya kamu berkarier. Semakin lama berkiprah, maka skill-mu akan makin meningkat dan value-mu secara profesional akan lebih tinggi.

2. Peluang Kerja Di Hampir Semua Industri

Peluang kerja di bidang perpajakan seperti tak ada habisnya. Kamu bisa bekerja untuk pemerintah maupun swasta. Pemerintah membutuhkan tenaga pajak untuk mengelola penerimaan negara dari pajak, dan perusahaan-perusahaan memerlukan ahli pajak untuk mengatur urusan pajak yang harus dibayarkan ke negara.

Baca Juga:  Inilah 5 Bunyi dan Makna Lambang Pancasila

Tugas staf keuangan menangani pajak di sebuah perusahaan biasanya bertugas menghitung besaran pajak yang perlu dibayarkan oleh perusahaan serta menyusun laporan. Selain itu, ahli pajak perusahaan juga mengurus perihal pajak penghasilan yang dipotong dari gaji karyawan.

Lantaran setiap perusahaan membutuhkan staf untuk mengurus soal pajak, kamu akan punya peluang untuk melamar di perusahaan mana pun.

3. Beragam Pilihan Pekerjaan

Lulusan prodi perpajakan bisa bekerja untuk pemerintah di Kantor Pajak, baik dalam fungsi pelayanan, konsultasi, maupun pengawasan. Selain bekerja di Direktorat Jenderal Pajak, kamu juga bisa berkarier di Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan, Pusdiklat Pajak, hingga Badan Kebijakan Fiskal.

Selain bekerja untuk pemerintah, baik sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara) atau bukan, ada sejumlah profesi lain yang bisa kamu jalani jika terjun ke bidang perpajakan. Beberapa di antaranya termasuk menjadi konsultan pajak, konsultan keuangan, auditor, staf bagian keuangan, akuntan pajak, penasihat pajak perusahaan, manajer kekayaan, hingga pegawai bank.

Baca Juga:  Mau Kuliah Ke Luar Negeri? Inilah 5 Persiapannya

Lulusan pajak juga bisa lho bekerja di bidang hukum dengan mewakili atau mendampingi pihak yang terlibat dalam sengketa pajak di pengadilan.

4. Kesempatan Berkarier di Kancah Internasional

Mungkin kamu membayangkan karier di bidang perpajakan berarti kamu akan bekerja di balik meja di dalam gedung perkantoran. Faktanya, pekerjaan di bidang ini bisa membawamu di perusahaan multinasional.

Tidak sedikit perusahaan asing yang melakukan investasi maupun mendirikan pabrik di Indonesia. Mereka tentunya membutuhkan tenaga pajak. Jika bekerja untuk perusahaan multinasional seperti ini akan membukakan peluang menarik bagimu untuk bekerja secara global.

5. Jenjang Karier Berkelanjutan

Hal lainnya yang menarik dalam berkarier di bidang perpajakan adalah jenjang karier yang berkelanjutan. Selalu ada peluang untuk meningkatkan kemampuan profesional dan mengejar posisi lebih tinggi.

Misalnya saja, sebagai fresh graduate, kamu bisa memulai karier sebagai tax accountant di sebuah perusahaan. Seiring waktu dan pengalaman, kamu akan naik jabatan menjadi tax manager atau bahkan tax director.

Baca Juga:  4 Kompetensi dalam Menghadapi Tantangan Masa Depan Menurut Rektor UMBandung!

6. Lulusan Perpajakan Bisa Jadi Entrepreneur

Mereka yang terjun di bidang perpajakan juga dapat membuka bisnis sendiri. Sebagai entrepreneur, kamu bisa mendirikan perusahaan atau firma yang memberikan konsultasi perpajakan ke wajib pajak baik perusahaan maupun perorangan.

Kalaupun memilih mendirikan bisnis di bidang lain, kamu akan mengelola perusahaanmu dengan lebih baik berkat pengetahuan mendalam tentang perpajakan.

Pekerjaan di bidang taxation membawa tantangan baru setiap hari. Profesi di bidang ini tidak melulu soal menghitung angka, tetapi juga menuntutmu untuk memiliki pemahaman mendalam tentang hukum dan undang-undang yang selalu berubah.

Di samping itu, kamu juga akan bekerja dengan klien baru hari demi hari dengan permasalahan yang berbeda-beda. Kondisi ini akan menuntutmu untuk senantiasa menaklukkan tantangan baru setiap hari.

Tentu saja, kerja keras menghadapi tantangan intelektual ini terbayar dengan gaji yang menarik, peningkatan skill, dan relasi yang terus bertambah.