Kabar  

Komika Fico Fachriza Terjerat Kasus Narkoba

BINCANGPOS.COM – Komedian Fico Fachriza akan menjalani rehabilitasi usai ditangkap terkait kasus penyalahgunaan narkoba. Keputusan itu dilakukan usai Fico menjalani asesmen (penilaian) di Badan Narkotika Nasional (BNN).

“Direhabilitasi,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Mukti Juharsa. Ia menyebutkan, Fico akan menjalani masa rehabilitasi selama enam bulan. Hal itu berdasarkan penilaian tim asesmen terpadu (TAT).

Dalam hal ini, kata dia, Fico akan menjalani masa rehabilitasi tersebut di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur. Sebagai informasi, Fico Fachriza ditangkap di kediamannya di daerah Pancoran Mas, Kota Depok pada Kamis (13/1) sekitar pukul 18.15 WIB.

Baca Juga:  Pelihara Tradisi Intelektualitas, ASPIKOM Korwil Jabar Launching 8 Buku

Dalam penangkapan ini, polisi turut menyita barang bukti berupa tembakau sintetis seberat 1,45 gram yang tersimpan dalam bungkus rokok. Dari hasil pemeriksaan, Fico mengaku sudah mengonsumsi barang haram tersebut sejak 2016 yang didapat dari media sosial. Polisi menyebut, salah satu alasan Fico mengonsumsi narkoba dikarenakan sulit tidur.

Jajaran Ditnarkoba Polda Metro Jaya tengah mengejar pemasok narkoba jenis tembakau sintetis kepada komika Fico Fachriza. Diketahui, Fico membeli barang haram itu lewat sebuah akun media sosial. Polisi pun telah mengantongi identitas dari penyuplai tembakau sintetis tersebut.

Baca Juga:  Tanaman Hias Cantik Ini Sedang Ngetren. Murah, Meriah dan Indah

“Sekarang kami kembangkan orang yang suplai lewat media sosial, kami sudah tahu dan masih tahap pengejaran oleh penyidik,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan dalam konferensi pers.

Zulpan menuturkan bahwa pihaknya akan terus menyelidiki dan mengembangkan peredaran sabu melalui media sosial ini. “Kasus ini tidak akan berhenti di tersangka Fico Fachriza saja dan tentu ada penyuplai lain yang kita lakukan pengejaran,” ujarnya.

Lebih lanjut, Zulpan menjelaskan bahwa peredaran narkoba ini merupakan sebuah kejahatan yang berbahaya. Karenanya, tak hanya pemakai, tapi para pengedarnya juga akan terus dilakukan pengejaran.

Baca Juga:  Survei Media: Gibran Wali Kota Terpegah, Ade Yasin Bupati Terpegah 2021

“Sesuai arahan pimpinan bahwa kita akan melakukan penegakan hukum terhadap mereka yang menggunakan atau mengedarkan narkoba jenis apapun sehingga kita berharap dengan pengungkapan narkoba ini bisa menjadi pelajaran bagi seluruh masyarakat agar tak mengulangi hal yang sama,” tuturnya.

Atas perbuatannya, Fico ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Fico dijerat Pasal 122 ayat 1 subsider Pasal 127 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara maksimal 12 tahun penjara.