Talaga Bodas Garut: Sejarah, Daya Tarik, Spot Instagramable, dan Jalur Ramah Wisatawan

BINCANGPOS.COM – Sobat Bincangpos!!! Talaga Bodas, wisata paling terkenal di Garut. Pemandangan wisata alamnya sangat indah sepanjang mata memandang. Pengunjung akan dimanjakan oleh keasrian dan kealamian perbukitan di sekitarnya.

Kawah berbentuk danau yang airnya putih kehijau-hijauan membuatnya terlihat sangat eksotis. Seperti apa sih keunikan Talaga Bodas ini? berikut ulasannya.

Sejarah talaga

Dahulu di dekat kawah dulu terdapat pekampungan yang bernama Kampung Papandak. Seorang fotografer Belanda keturunan Jerman yang lahir di Kediri bernama Margarethe Mathilde Weissenborn yang dikenal dengan panggilan Thilly Weissenborn sempat mengabadikannya dalam sebuah kartu pos pada 1932.

Baca Juga:  Benteng Wolio, Situs Sejarah Peninggalan Kesultanan Buton

Talaga Bodas kala itu menjadi tujuan wisata orang-orang Eropa. Ketenarannya mendorong Gubernur Jenderal Hindia Belanda saat itu menetapkan kawah ini sebagai salah satu objek wisata pada 4 Februari 1924. Namun, popularitasnya sudah tak seperti dulu sejak Kampung Papandak terbakar pada 1935.

Kolam air panas

Kolam air panas alami ini terletak berdekatan dengan kawah Talaga Bodas. Wisatawan dapat berendam tanpa dipungut biaya di kolam tersebut untuk relaksasi. Berendam di kolam air panas ini membuat badan terasa segar.

Spot instagramable

Kawah Talaga Bodas terletak di daerah Wanaraja, Garut. Tempat ini menawarkan panorama alam yang begitu indah. Anda dapat berfoto dengan latar kawah juga gunung. Hutan yang hijau dan asri disekelilingnya juga menjadi spot foto yang bagus.

Baca Juga:  Inilah Resep dan Cara Membuat Soto Bandung yang Lezat Rasanya

Daya tarik

Talaga Bodas Garut merupakan salah satu kawah Gunung Galunggung yang meletus ratusan tahun lalu. Suhu kawasan wisata kawah yang berada pada sisi utara gunung ini tergolong dingin. Waktu terbaik untuk mengunjungi tempat wisata ini adalah siang hari untuk menikmati sejuta pesona kawahnya.

Kawah ini berbentuk memanjang dengan pemandangan perbukitan di sekelilingnya. Banyak aktivitas wisata yang dapat dilakukan oleh wisatawan di kawasan wisata ini. Seperti treking dan hiking, berkeliling kawah, mandi di kolam air panas hingga swafoto.

Harga tiket

Harga tiket masuk di bedakan menjadi dua pengunjung. Bagi Anda, wisatawan lokal tentu lebih di untungkan mengingat harga tiket masuk hanya sebesar Rp5.000 per orang hari biasa dan weekend sebesar Rp7.500.

Baca Juga:  Taman Bunga Cihideung, Jejak Perjalanan Penuh Bebunga Indah

Sedangkan pengunjung asing harus mengeluarkan biaya sejumlah Rp100.000 pada hari biasa dan Rp150.000 di akhir pekan. Juga dikenakan biaya tambahan untuk parkir Rp5.000 (motor) dan Rp10.000 (mobil).