Ustadz Adi Hidayat: Hati-Hati! Jangan Shalat Seperti Ini

BINCANGPOS.COM – Salah satu amal ibadah yang wajib dilakukan umat Islam ialah sholat. Ketika sholat, seorang hamba dikatakan langsung beribadah kepada Allah SWT. Dalam sehari, umat Islam diharuskan untuk melaksanakan sholat sebanyak 5 kali, dengan jumlah 17 rakaat.

Perintah melaksanakan sholat pun diperoleh oleh Nabi Muhammad SAW langsung dari Allah SWT. Dalam pelaksanaan sholat, umat islam haruslah mengikuti ajaran yang sama dengan apa yang dicontohkan oleh Rasullulah SAW.

Tanda seseorang beriman kepada Allah SWT juga dapat dilihat dari kualitas sholat nya.  Menurut Ustadz Adi Hidayat, apabila seseorang meninggalkan sholat itu termasuk pada perbuatan dosa yang sangat besar.

Akan tetapi, ada beberapa hal yang hampir sama celakanya dengan meninggalkan sholat. Kenapa? karena hal tersebut tidaklah bisa dilihat orang lain, untuk diingatkan, tetapi berasal dari diri sendiri, hanya dialah dan Allah SWT yang tahu.

Dikutip dari unggahan video dari kanal youtube Islam Terkini, memberikan penjelasan mengenai apa saja perbuatan yang bisa mencelakai diri kita ketika sholat, bahkan bisa menjerumuskan diri kita kedalam siksa neraka jahannam.

Baca Juga:  BPJPH Kementerian Agama Luncurkan Label Halal Nasional, Label Halal MUI Tidak Berlaku!

“Awas hati-hati, lihat baik-baik. Orang yang meremehkan sholat saja disebut munafik oleh Al Quran,” ungkap Ustadz Adi Hidayat.

Salah satu keburukan yang tidak bisa dilihat secara langsung ialah orang munafik. Munafik termasuk salah satu perbuatan keji dan dosa. Bahkan Allah SWT akan menghimpun orang-orang yang berlaku munafik di dalam neraka jahannam beserta dengan orang-orang kafir.

Ustadz Adi Hidayat mengungkapkan, seseorang yang hanya meremehkan sholat dan tidak menganggap sholat itu sebagai sebuah prioritas sudah dikatakan sebagai orang yang munafik dan jaminannya adalah neraka jahannam.

Apalagi jika seseorang yang dengan sengaja meninggalkan sholat. Meremehkan saja sudah termasuk orang yang munafik, apalagi ini sengaja meninggalkan sholat?

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan, makna Al Qur’an dalam Surat An-nisa ayat 142 mengenai tanda-tanda orang munafik, “Sungguh orang yang munafik itu berusaha untuk menipu Allah SWT.”

“Apa diantaranya yang menipu Allah SWT? Dia berusaha menipu Allah SWT padahal ia tengah menipu diri sendiri,” Ustadz Adi Hidayat menambahkan.

Baca Juga:  Kamu Bertanya tentang Rukyah, Inilah Jawaban Cerdas dan Cara UAS Menangkal Jin

Tanda seorang yang munafik dalam melaksanakan sholat ialah dia yang ketika sholat sangat bermalas-malasan, menipu Allah SWT dengan cara fisiknya terlihat sedang melaksanakan sholat akan tetapi didalam hatinya ia enggan melaksanakan sholat.

“Orang munafik di sebut dalam Al Quran masih melaksanakan sholat, nanti tempatnya di neraka jahannam” ungkap Ustadz Adi Hidayat.

Enggan melaksanakan sholat juga termasuk dalam melaksanakan sholat tidak khusyu’ dan berpikiran kemana-mana, tidak fokus bacaan sholat bahkan sampai ada sholat yang salah pergerakannya.

Namun, apabila ada seseorang yang tanpa sengaja melihatnya. Ia akan berpura-pura khusyu’ sholat. Padahal, Allah SWT-lah yang Maha Tahu.

Kemudian, tanda lain seseorang yang celaka ketika sholat ialah orang yang selalu lalai, riya dalam sholat nya.

“Tadi munafik, sekarang ga munafik. Tapi tetap saja celaka,” ungkap Ustadz Adi Hidayat.

Tanda seseorang yang lalai dalam sholat nya, adalah ketika adzan berkumandang ia bukannya bergegas menuju ke masjid atau segera wudhu, tetapi melakukan kegiatan lain dulu, menunda-nunda waktu sholat dan mementingkan urusan dunianya ketimbang sholat tepat waktu terlebih dahulu.

Baca Juga:  Spirit Moderat dalam Beragama

Lebih lanjut ustadz Adi Hidayat menjelaskan, bahwa seseorang yang riya dalam sholat nya seperti mengagungkan barang bagus yang ia kenakan ketika sholat dan ingin menerima pujian dari orang lain itu juga termasuk ke dalam contoh seseorang yang sangat celaka dalam sholat nya.

Ingin mendapatkan pujian dari orang lain, dan dengan sengaja melakukan hal-hal yang berlebihan setelah mendapatkan pujian dari orang lain. jadi, seseorang yang riya dalam sholatnya ini,  lebih mendengarkan dan menginginkan pujian serta kedudukannya diantaa para manusia.

Maka dari itu, bagi kita semua segeralah untuk instropeksi diri dan cek apakah selama ini sholat nya sudah benar? Apakah hati kita betul-betul ingin mendapatkan keridhoan Allah SWT dalam sholat? Apakah cara kita sholat sama dengan tanda-tanda orang yang celaka seperti yang sudah disebutkan?

Sejatinya, kita semua yang saat ini masih diberikan kesempatan. Tetaplah belajar dan memperbaiki sholat, karena dalam sholat. Allah SWT tahu bagaimana kualitas diri kita sesungguhnya, jangan sampai menyesal.